Temu Virtual Bertema KDRT di Eropa

Undangan.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang selanjutnya disingkat KDRT adalah persoalan yang rumit untuk dipecahkan, apalagi di luar negeri. KDRT masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan, namun faktanya menunjukkan angka kasus KDRT meningkat seiring dengan kondisi pandemi yang melanda dunia saat ini.

Mengacu pada Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), maka definisi KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Kecenderungan meningkatnya kasus KDRT yang dilaporkan ini menunjukkan adanya bangunan kesadaran masyarakat tentang kekerasan khususnya kekerasan yang terjadi di ranah rumah tangga pada umumnya dan kesadaran serta keberanian perempuan korban untuk melaporkan kasus KDRT yang dialaminya. Tidak mudah bagi warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di luar negeri untuk memahami prosedur pelaporan kasus KDRT hingga langkah hukum di tiap negara yang menjadi domisili WNI.

Simak ulasan dan tanya jawab dalam Temu Virtual Bertema KDRT di luar negeri yang diselenggarakan oleh Sekolah Virtual Perempuan bekerjasama dengan IKAT pada Minggu, 27 Juni 2021 jam 13.00 CEST.

Form pendaftaran bisa diklik di link ini.

Silakan layangkan pertanyaan Anda seputar KDRT di luar negeri, terutama wilayah Eropa ke email: kelasvirtual@sekolahvirtualperempuan.org