Tubuh Kedua

Karya ini merupakan komposisi visual yang tersusun dari beberapa gambar yang saya kumpulkan dari majalah dan buku bekas. Awalnya, karya ini terinspirasi dari buku yang berjudul “The Second Body” (Daisy Hildyard). Di buku itu, si penulis mendeskripsikan bahwa setiap manusia memiliki tubuh kedua yang secara tidak langsung terhubung dengan tubuh makhluk lainnya, baik itu sesamaLanjutkan membaca “Tubuh Kedua”

Ibu Bumi Diperkosa

(Ibu Bumi terancam kehancuran Kaum perempuan jangan menyerah dan diam) Awal tahunDikala hujan deras turunKota kami nyaris tenggelamDan menghilangDilanda banjirAkibat penggundulan hutan Di tempat lainyaGempa besar melandaMenghancurkan ribuan rumahMenjadikan pemukimanPorak porandaBagai tempat pembuangan sampah Gunung berapi yang terguncangMenggelontorkan pasir dan debuMeniupkan awan panasMembakar atap rumah dan pepopohonanMenjadikan pemandangan kelabuHitam dan kelam Tanah yang gersang keringTercemarLanjutkan membaca “Ibu Bumi Diperkosa”

Surat Buat Kartini 2021

… endapan di hati, pikiran dialiri, terwujud barisan kata ini… Dua puluh tahun yang lalu kutulis surat serupa, kutujukan kepada IbuKartini. Sepucuk surat yang hanya jadi barisan kata penuhi arsip, tak pernahkukirim tapi tak pernah juga hilang dari ingatan. Hari ini kuteringat kembali,bukan hanya karena bulan April ini Ibu Kartini berulang tahun, tetapi jugakarena akuLanjutkan membaca “Surat Buat Kartini 2021”

Tuhan, Aku Bertanya PadaMu

oleh: Ifa Hanifah Misbach, M.A, (Psikolog) Aku sudah tak ingat berapa lama aku berjalan kaki dalam keadaan linglung.Aku terjatuh di bawah pohon pinus di hutan sambil memandang kota kelahiranku dari kejauhan. Ah… biasanya indah tapi kenapa kali ini buram, ah… aku lupa air mataku banjir terus menutupi pandanganku. Dadaku sesak dan ngilu sakit sekali. AkuLanjutkan membaca “Tuhan, Aku Bertanya PadaMu”

Hari Kartini Virtual: Perempuan Berekspresi

Acara Kartini Virtual 2021 dilaksanakan pada Jumat, 9 April jam 14.00 WIB, 15.00 WITA atau 09.00 CET dan bekerjasama dengan KPS2K. Dihadiri oleh 64 orang, acara ini begitu meriah dalam tampilan kreasi seni dan refleksi perempuan. Para perempuan yang berbeda profesi dan domisilinya memberikan nuansa yang berbeda dalam pergelaran perayaan Hari Kartini pada umumnya.