Memaknai Kemerdekaan bagi Ibu Menyusui

Di bulan Agustus, gegap gembita kemerdekaan selalu digaungkan ke seantero negeri. Perayaan hari kemerdekaan selalu membawa kita berpirkir lebih dalam, merefleksikan kembali tentang makna kemerdekaan bagi diri kita masing-masing. Apakah saya sudah merdeka? Apakah kemerdekaan ini sudah benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali? Selain perayaan kemerdekaan, pada tanggal 1 sampai 7 Agustus laluLanjutkan membaca “Memaknai Kemerdekaan bagi Ibu Menyusui”

Kisah Usai yang Belum Selesai

“Ora kuat drajat” Pepatah Jawa yang bermakna seseorang yang sedang mendapatkan kenikmatan tetapi justru mendapat kemalangan ini menguar dari bisik-bisik tetangga di kampung. Mereka mendengar  kabar saya bercerai. Bagi mereka, saya perempuan merugi yang memilih berpisah dari suami  serta meninggalkan rumah tangga yang telah mapan. Hidup seorang perempuan berstatus janda dengan dua anak dipandang lebihLanjutkan membaca “Kisah Usai yang Belum Selesai”

Janda Adalah Perempuan Merdeka

Menjadi janda di negeri yang menjunjung tinggi budaya patriarki merupakan tantangan berat. Budaya patriarki memberikan  label negatif kepada janda. Label sebagai wanita penggoda dan pengganggu kehidupan rumah tangga sudah lama melekat pada seorang janda. Belakangan ini memang pandangan masyarakat mulai bergeser karena banyak janda yang berhasil dalam karirnya sehingga mandiri secara finansial. Sekalipun demikian, kondisi sosialLanjutkan membaca “Janda Adalah Perempuan Merdeka”

Ayun Langkahku

Hobi naik gunung telah membawaku menjadi  Pramuwisata atau Tour Guide. Pekerjaan yang tentu saja tidak disetujui orang tuaku. Mereka menginginkanku bekerja di kantor sesuai jurusan kuliahku − ekonomi akuntansi − dan mendapatkan gaji bulanan. Namun aku tidak suka bekerja kantoran. Baiklah, aku akan berkisah pada perjalananku sebagai Pramuwisata. Profesi yang kupilih sejak tahun 1988.  DiLanjutkan membaca “Ayun Langkahku”

Tengkorak itu Seksi

Beberapa tahun yang lalu, kami mengalami masa di mana anak-anak mengalami diskriminasi dari pihak lain. Pihak lain yang saya maksud mungkin tidak mengenal dengan baik sehingga menempelkan label yang kurang baik. Hal itu terekspresi dari sikap mereka ketika melihat penampilan anak-anak. “Assalamu’alaikum Bu, aku sudah pulang.” Aku dengar salam putraku setelah beberapa hari tidak pulangLanjutkan membaca “Tengkorak itu Seksi”

Bekerja Bukan Sekadar Datang dan Menyelesaikan Tugas

Saat kuliah saya mengambil program studi Kimia Tekstil di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung. Saya sempat dihantui ketakutan bila kelak karier saya hanya akan berakhir di laboratorium pencelupan kain di sebuah pabrik tekstil yang umumnya berada di pinggiran kota, tanpa ada kesempatan mengenal dunia luar. Ternyata rasa ketakutan saya itu tidak pernah terjadi. Tentunya berkatLanjutkan membaca “Bekerja Bukan Sekadar Datang dan Menyelesaikan Tugas”

Merdeka di Ruang Virtual, Terbelenggu di Ruang Nyata?

Literasi digital menjadi keniscayaan saat ini. Sayangnya, warganet Indonesia belum melek digital sepenuhnya, meski sudah menenteng smartphone namun masih tertatih sebagai smart user. Studi yang dilakukan oleh Microsoft (Civility, Safety, and Interactions Online – 2020) terkait Indeks Kesopanan Digital menunjukkan bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-29 dari 32 wilayah dan yang paling rendah di kawasanLanjutkan membaca “Merdeka di Ruang Virtual, Terbelenggu di Ruang Nyata?”

Mantik Mantiki

Apa jeleknya menjadi tidak merdeka? Paling–paling hanya tidak berdaya karena kau masih serumah dengan orang–orang yang melakukan kekerasan padamu sedari kecil, dan tetap melakukannya hingga sekarang, tanpa pernah merasa peduli bahwa kau sebenarnya takut pada mereka, atau mungkin sebenarnya mereka tahu, hanya saja mereka tak mau tahu dan malah mengambil keuntungan dari rasa takutmu padaLanjutkan membaca “Mantik Mantiki”

Who am I?

Begitu kurang lebih judul film Jackie Chan, ketika ia mengalami amnesia, dan tidak bisa mengingat siapa dirinya. Tanda tanya besar yang sama yang ada di kepala saya saat ini, bukan karena saya sedang mengalami amnesia, namun karena obrolan dengan seorang teman dari Bandung. Dalam suatu pesan singkatnya, ia menanyakan apakah saya telah menjadi ‘seorang Mbak’Lanjutkan membaca “Who am I?”